Kompor Gas Tidak Menyala atau Api Tidak Keluar: Penyebab dan Cara Memeriksanya dengan Aman
Kompor gas yang tidak menyala biasanya karena gas tidak mengalir, pemantik bermasalah, burner kotor, atau sistem pengaman api yang menutup aliran gas. Penyebabnya juga bisa berada di dalam kompor atau di dalam regulator. Karena menyangkut gas, pemeriksaannya harus dilakukan dengan hati-hati dan keselamatan selalu didahulukan. Artikel ini menjelaskan urutan pemeriksaan yang aman dan kapan sebaiknya berhenti dan memanggil teknisi.
Jika tercium bau gas, jangan menyalakan kompor atau korek api.
- Tutup katup regulator atau tabung jika aman dijangkau.
- Buka pintu dan jendela agar udara mengalir.
- Jauhi sumber api. Jangan menyalakan atau mematikan sakelar lampu atau perangkat listrik di area tersebut.
- Keluar dari ruangan jika bau kuat atau terasa tidak aman, lalu minta bantuan penyedia gas atau pihak yang berwenang untuk memeriksa instalasi.
Larangan Keras
- Jangan mencari kebocoran dengan api (korek, lilin, atau pemantik).
- Jangan menyalakan kompor berulang kali jika bau gas muncul. Beri waktu agar gas di ruangan hilang dulu.
- Jangan membongkar regulator, katup, atau bagian dalam kompor yang tidak Anda pahami.
Langkah 1: Pastikan Tabung Masih Berisi dan Terpasang Benar
- Tabung yang sangat ringan saat diangkat kemungkinan sudah kosong atau hampir kosong.
- Pastikan karet seal di mulut tabung atau regulator ada dan tidak rusak. Tanpa seal, gas bisa bocor.
- Pastikan regulator terpasang penuh dan terkunci. Banyak regulator perlu ditekan dan diputar sampai terdengar klik.
Langkah 2: Tes Kebocoran dengan Air Sabun
Lakukan dengan kompor dalam keadaan mati dan tanpa api, di ruangan yang berventilasi.
- Campur sedikit sabun cair dengan air.
- Oleskan ke sambungan regulator dengan tabung, regulator dengan selang, dan selang dengan kompor.
- Buka katup tabung perlahan. Jika muncul gelembung yang bertambah besar, ada kebocoran.
- Jika ada kebocoran, tutup katup, jangan menyalakan kompor, dan ganti atau perbaiki bagian yang bocor sebelum dipakai lagi.
Langkah 3: Periksa Selang Gas
- Cari selang yang tertekuk, terjepit, retak, mengeras, atau tergigit tikus.
- Pastikan selang tidak menyentuh bagian kompor yang panas.
- Ganti selang yang rusak atau sudah tua dengan selang yang sesuai standar. Jangan memperbaikinya dengan lakban.
Langkah 4: Periksa Pemantik
- Pemantik klik (tanpa baterai): putar knob sambil mendengarkan bunyi klik dan melihat percikan. Tanpa percikan, ujung pemantik atau elektrodanya mungkin kotor atau basah.
- Pemantik baterai: ganti baterai (biasanya AA).
- Keringkan kompor jika baru dicuci atau terkena tumpahan air. Bersihkan ujung elektroda dekat burner dengan kain kering atau sikat gigi lembut.
- Jika bagian dalam pemantik yang kotor, bagian itu perlu dibuka dan dibersihkan oleh teknisi.
- Jika pemantik tetap tidak berfungsi, nyalakan manual dengan korek panjang hanya jika tidak ada bau gas, dan tahan jarak aman.
Langkah 5: Pengaman Api (Thermocouple)
Banyak kompor punya sistem pengaman yang menutup gas bila api padam. Gejalanya: api menyala saat knob ditekan, lalu mati begitu knob dilepas.
- Tekan dan tahan knob 5 sampai 10 detik setelah api menyala, lalu lepas pelan.
- Jika tetap mati, ujung pengaman di dekat burner mungkin kotor atau rusak. Bersihkan dari kotoran dengan kain kering. Jika tidak berhasil, perlu diganti teknisi.
Langkah 6: Bersihkan Burner
- Pastikan kompor sudah dingin dan gas tertutup.
- Angkat tutup dan kepala burner. Bersihkan dengan sikat dan air sabun.
- Lubang api yang tersumbat dapat dibersihkan dengan jarum atau lidi, tanpa dirusak atau diperbesar.
- Keringkan sampai benar-benar kering, lalu pasang kembali dengan posisi tepat dan rata.
Langkah 7: Perhatikan Api yang Muncul
- Api biru, tenang, merata: normal.
- Api kecil: tabung hampir habis, regulator bermasalah, atau burner kotor.
- Hanya sebagian lubang menyala: burner kotor atau pemasangannya miring.
- Api kuning atau oranye dan membuat panci menghitam: pembakaran kurang sempurna. Pastikan ruangan berventilasi dan periksakan, karena bisa menghasilkan gas karbon monoksida yang berbahaya.
Dari Pengalaman Kami di Bengkel: Kompor Gas yang Tidak Bisa Menyala
Dari kompor gas yang masuk ke bengkel kami, tiga penyebab berikut paling sering kami temukan ketika kompor tidak mau menyala:
1. Bagian dalam pemantik kotor
Kotoran yang masuk ke bagian dalam pemantik dapat membuat pemantik tidak menghasilkan percikan, sehingga api tidak muncul walau gas mengalir.
2. Jalur pipa gas keluar tersumbat
Di dalam kompor, jalur pipa tempat gas keluar menuju burner bisa tersumbat kotoran. Akibatnya gas tidak keluar walau tabung dan regulator dalam keadaan normal. Jalur ini perlu dibersihkan oleh teknisi.
3. Regulator dengan bola kecil (pelor) yang lengket
Pada regulator yang kami tangani, ada bola kecil (pelor) di bagian dalam yang bergerak naik turun mengikuti aliran gas. Saat knob kompor dinyalakan, gas mengalir dan bola bergerak bebas. Saat knob dimatikan, bola kembali naik. Jika bola ini lengket dan tidak mau bergerak lagi, gas tidak bisa mengalir dan kompor tidak menyala.
Regulator adalah komponen keselamatan. Jangan dibongkar sendiri. Jika bagian dalamnya bermasalah, serahkan kepada teknisi dan pertimbangkan menggantinya dengan regulator yang sesuai standar.
Gejala dan Kemungkinan Penyebabnya
| Gejala | Kemungkinan penyebab | Pemeriksaan awal |
|---|---|---|
| Tidak ada gas, tidak ada api, tidak ada bau gas | Tabung kosong, regulator belum terkunci, selang tertekuk | Cek tabung, pasang ulang regulator, cek selang |
| Ada bau gas | Kebocoran di sambungan, regulator, atau selang | Ikuti langkah keselamatan, jangan menyalakan api |
| Tidak ada percikan saat knob diputar | Baterai pemantik habis, elektroda kotor atau basah, bagian dalam pemantik kotor | Ganti baterai, keringkan dan bersihkan elektroda, periksakan jika tetap |
| Knob diputar, tetapi gas tidak keluar dan api tidak muncul | Jalur pipa gas ke burner tersumbat, atau regulator bermasalah (bola kecil di dalamnya lengket) | Periksakan ke teknisi, jangan membongkar regulator |
| Api menyala tetapi mati saat knob dilepas | Pengaman api (thermocouple) kotor atau rusak | Tahan knob 5 sampai 10 detik, lalu periksakan jika tetap |
| Api kecil atau tidak merata | Burner kotor, tabung hampir habis, regulator lemah | Bersihkan burner, coba tabung lain |
| Api kuning atau oranye, panci menghitam | Pembakaran kurang sempurna, lubang udara tersumbat | Beri ventilasi, periksakan |
Tabel ini hanya petunjuk awal. Penyebab pasti memerlukan pemeriksaan langsung.
Kapan Harus Memanggil Teknisi
- Tercium bau gas atau tes air sabun menunjukkan gelembung.
- Regulator, selang, atau katup rusak atau perlu diganti.
- Gas tidak keluar walau tabung terisi dan regulator terpasang dengan benar.
- Pengaman api tetap membuat api mati setelah dibersihkan.
- Api kuning atau oranye berulang walau burner sudah bersih.
- Kompor tetap tidak menyala setelah semua langkah di atas.
Saat menghubungi teknisi, sampaikan merek dan jenis kompor (satu, dua, atau tiga tungku), jenis pemantik, apakah ada bau gas, dan hasil tes air sabun.
ULYA SERVICE melayani pemeriksaan kompor gas, TV, kulkas, mesin cuci, AC, amplifier, speaker aktif, kipas angin, setrika, dan receiver parabola. Informasi layanan ada di halaman Layanan, dan untuk konsultasi hubungi kami lewat halaman Kontak.
Lokasi ULYA SERVICE ELEKTRONIK:
Komentar
Posting Komentar