“Mesin Cuci Tidak Mengeluarkan Air: Penyebab dan Cara Memeriksanya”
Saat mesin cuci berhenti dengan air masih menggenang di dalam drum, pakaian ikut terendam dan mesin tidak bisa lanjut memeras. Penyebab yang paling sering adalah sesuatu yang bisa dicek dari luar: selang tertekuk, filter tersumbat, atau program yang berhenti di tahap tertentu. Artikel ini menjelaskan urutan pemeriksaan, cara mengeluarkan air dengan aman, dan kapan harus memanggil teknisi.
Keselamatan Dulu
- Matikan mesin dan cabut steker sebelum memeriksa selang atau filter.
- Pada mesin bukaan depan, pintu biasanya terkunci selama ada air. Jangan dipaksa dibuka.
- Air sisa bisa panas jika program terakhir memakai air panas. Tunggu hingga dingin.
- Siapkan baskom dan handuk, karena air akan keluar saat selang atau filter dibuka.
Langkah 1: Pastikan Mesin Tidak Sedang Menahan Air
Beberapa program atau opsi sengaja menahan air, seperti Rinse Hold atau program pakaian halus. Pilih program Buang (Drain) atau Peras (Spin) saja. Jika mesin langsung membuang air, berarti mesin sehat dan sebelumnya hanya berhenti di tahap tahan air.
Langkah 2: Periksa Selang Pembuangan
- Periksa dari belakang mesin. Pastikan selang tidak tertekuk, terjepit di antara mesin dan dinding, atau tertimpa benda.
- Pastikan ujung selang tidak terpasang terlalu rapat atau terlalu dalam di pipa pembuangan, karena udara tidak bisa masuk dan air tidak mengalir lancar.
- Pada mesin otomatis, ketinggian ujung selang umumnya sekitar 60 sampai 100 cm dari lantai. Cek buku manual untuk angka yang tepat.
Langkah 3: Periksa Lubang atau Pipa Tempat Selang Masuk
Kadang masalahnya bukan di mesin, melainkan di saluran rumah. Pipa atau lubang pembuangan yang tersumbat sabun dan kotoran membuat air tertahan. Tuangkan air biasa ke saluran itu untuk melihat apakah mengalir lancar.
Langkah 4: Bersihkan Filter Pembuangan
- Cabut steker dan letakkan baskom dan handuk di depan mesin.
- Pada mesin bukaan depan, buka panel kecil di bagian bawah depan. Banyak mesin punya selang kecil darurat di sana untuk mengalirkan air ke baskom. Alirkan air pelan-pelan sampai drum kosong.
- Putar tutup filter berlawanan arah jarum jam perlahan, lalu tarik keluar.
- Bersihkan koin, benang, kain, dan kotoran yang tertahan. Bilas filter dengan air.
- Pasang kembali sampai kencang, lalu tutup panel.
Pada mesin bukaan atas, periksa saringan jaring di dalam tabung dan bersihkan. Letak filter berbeda antar merek, jadi cek buku manual.
Khusus Mesin Dua Tabung
Mesin dua tabung tidak memakai pompa pembuangan seperti mesin otomatis. Pembuangan air dikendalikan oleh tuas atau knob dan posisi selang:
- Pastikan tuas atau knob pembuangan ada pada posisi Buang (bukan posisi menahan air).
- Pada banyak model, ujung selang yang ditinggikan atau diikat menahan air di dalam tabung. Turunkan ujung selang ke bak atau ember yang lebih rendah dari tabung agar air mengalir.
- Periksa selang dari tekukan dan sumbatan, seperti pada mesin otomatis.
Gejala dan Kemungkinan Penyebabnya
| Gejala | Kemungkinan penyebab |
|---|---|
| Air turun sangat pelan | Selang atau filter sebagian tersumbat, selang terlalu rapat di pipa |
| Air tidak turun sama sekali, tidak ada bunyi pompa | Tahap program belum sampai ke pembuangan, pompa pembuangan, atau papan kontrol |
| Terdengar dengung tetapi air tidak keluar | Pompa pembuangan tersumbat atau macet |
| Air keluar tetapi kembali lagi ke drum | Ujung selang terlalu rendah atau terlalu dalam di pipa |
| Muncul kode error pembuangan | Lihat arti kode di buku manual untuk merek Anda |
Tabel ini hanya petunjuk awal. Penyebab pasti memerlukan pemeriksaan langsung.
Yang Sebaiknya Dihindari
- Jangan menjalankan mesin berulang kali saat air tidak turun. Itu bisa membebani pompa.
- Jangan mengangkat atau menarik pakaian yang masih terendam sebelum air dikuras.
- Jangan membuka panel yang berisi motor atau papan elektronik.
Kapan Harus Memanggil Teknisi
- Air tetap tidak keluar setelah selang dan filter bersih.
- Terdengar dengung atau bunyi kasar dari pompa.
- Muncul kode error pembuangan yang berulang.
- Air bocor dari bagian bawah mesin.
Saat menghubungi teknisi, sampaikan jenis mesin (bukaan depan, bukaan atas, atau dua tabung), merek dan model, gejalanya, dan hasil pemeriksaan yang sudah Anda lakukan.
ULYA SERVICE melayani pemeriksaan dan perbaikan mesin cuci. Informasi layanan ada di halaman Layanan, dan untuk konsultasi hubungi kami lewat halaman Kontak.
Komentar
Posting Komentar